A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: Function create_function() is deprecated

Filename: controllers/Post.php

Line Number: 84

Backtrace:

File: /var/www/phinemo.com/html/apps/application/controllers/Post.php
Line: 84
Function: _error_handler

File: /var/www/phinemo.com/html/apps/application/controllers/Post.php
Line: 22
Function: autop

File: /var/www/phinemo.com/html/apps/index.php
Line: 315
Function: require_once

INSPIRATION


Dindim, Seekor Penguin yang Rela Renang 5000 Mil Untuk Temui Penyelamatnya

Desti Artanti — 10 March 2016

Dindim, seekor penguin Magellanic Amerika Selatan, setiap tahunnya berenang lebih dari 5000 mil untuk menemui Joao Pereira de Souza, seorang nelayan berusia 71 tahun yang pernah menyelamatkan hidup si penguin.

Pada tahun 2011, Joao menemukan seekor penguin kecil bersandar di sebuah batu dengan tubuh penuh dengan minyak dan dalam keadaan hampir mati. Karena iba, Joao kemudian membersihkan tubuh penguin tersebut dan memberinya makan setiap hari. Penguin tersebut kemudian ia beri nama Dindim.

Setelah seminggu, Joao berusaha mengembalikannya ke laut, namun Dindim selalu tidak mau pergi dan akhirnya tinggal bersama Joao selama 11 bulan. Hingga pada suatu hari, setelah bulu baru tumbuh di sekujur tubuhnya, Dindim menghilang.

Namun beberapa bulan kemudian, Dindim kembali, menemukan Joao, dan mengikutinya pulang. Setiap tahunnya, Dindim berenang sejauh 5000 mil untuk bertemu kembali dengan Joao, pria tua yang menyelamatkan hidupnya.

penguin

 

Kejadian ini tentu membuat banyak orang terheran-heran karena penguin ini sangat dekat dengan Joao, dan tidak banyak berinteraksi dengan orang lain, hanya dengan Joao.

"Aku menyayangi penguin ini seperti menyayangi anak-anakku sendiri, dan aku percaya penguin ini juga menyayangiku," kata Joao dalam sebuah wawancara.

Banyak yang menyangka bahwa Dindim tak akan kembali setelah kepergian pertamanya dulu, namun kenyataannya, dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, Dindim selalu kembali mengunjungi Joao. Dindim menemui Joao setiap Bulan Juni, dan kembali ke laut setiap bulan Februari.

Joao menambahkan, bahwa setiap tahunnya, Ia dan dindim memiliki hubungan yang makin dekat dan Dindim selalu nampak lebih bahagia.

Seorang ahli biologi, Professor Krajewski, yang pernah melakukan perbincangan dengan Joao mengatakan bahwa ia tak pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Ia menambahkan bahwa Dindim, kemungkinan besar mengira bahwa Joao adalah bagian dari keluarganya, bahkan mengira Joao adalah seekor penguin juga. Setiap kali melihat Joao, Dindim selalu mengibaskan ekornya dan mengeluarkan suara, layaknya anjing yang ahagia melihat majikannya.

Jenis Penguin Magellanic ini tumbuh dan berkembang biak di pantai-pantai Argentina, Chili, Pulau Falkland dan Brazil. Untuk mencari makan, penguin jenis ini terbiasa bermigrasi dari satu pantai ke pantai lainnya. Pada saat musim berkembang biak, penguin jenis ini berkelompok dalam koloni dan tinggal di sepanjang pantai. Ia bertelur di tempat hangat dengan temperatur lebih dari 20 derajat celcius.

 

Bagikan artikel ini :